Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Inggris Usulkan KTT Internasional untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz di Tengah Konflik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Inggris Usulkan KTT Internasional untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz di Tengah Konflik
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Kapal tanker Suezmax Shenlong berbendera Liberia terlihat di Pelabuhan Mumbai, India, pada 12 Maret 2026, setelah berlayar melalui Selat Hormuz dari pelabuhan Ras Tanura di Arab Saudi. ANTARA/İmtiyaz Shaikh/Anadolu/pri.)

Pantau - Inggris mengusulkan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) internasional untuk membahas keamanan pelayaran di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Teluk.

Usulan KTT dan Pembentukan Koalisi

London berencana memfasilitasi pembentukan koalisi internasional guna menjamin keamanan jalur pelayaran bagi kapal dagang.

Menurut laporan, KTT tersebut akan membahas upaya "membuka jalur pelayaran yang aman di Selat Hormuz dan memberikan jaminan tersebut kepada kapal dagang".

Sejauh ini, lebih dari 30 negara termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman telah menandatangani pernyataan bersama untuk berkontribusi menjaga keamanan pelayaran di kawasan tersebut.

KTT direncanakan dapat digelar di London atau Portsmouth.

Dampak Konflik terhadap Jalur Energi Global

Ketegangan meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang memicu serangan balasan dari Iran.

Akibat konflik tersebut, lalu lintas kapal di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi minyak dan LPG dunia terhenti.

Dampaknya, sejumlah negara mengalami kenaikan harga bahan bakar akibat terganggunya pasokan energi global.

Langkah Inggris ini dinilai sebagai upaya meredam krisis sekaligus memastikan stabilitas distribusi energi internasional tetap terjaga.

Penulis :
Ahmad Yusuf