
Pantau - Koops TNI berhasil mengamankan dua pucuk senjata api dan 22 butir amunisi dari markas yang diduga milik kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kontak Tembak dan Penemuan Markas
Kapen Koops TNI Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan penemuan tersebut terjadi setelah prajurit terlibat kontak tembak dengan KKB saat patroli pada Sabtu (21/3).
"Memang sebelum menemukan rumah yang kemudian diketahui adalah markas KKB sempat terjadi kontak tembak di sekitar Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Sabtu (21/3)," ungkapnya.
Ia menjelaskan prajurit menemukan aktivitas mencurigakan sebelum melakukan penyisiran yang memicu baku tembak hingga anggota KKB melarikan diri ke hutan.
Setelah situasi terkendali, ditemukan sebuah rumah yang diduga markas KKB beserta sejumlah barang bukti.
Barang Bukti dan Komitmen Pengamanan
Barang yang diamankan berupa satu pistol jenis P1, satu senapan angin, serta amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter.
"Senjata api yang diamankan berupa satu pucuk senjata api pistol jenis P1 dan senapan angin serta 14 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir munisi kaliber 9 milimeter," ujarnya.
Selain itu, turut ditemukan bendera Bintang Kejora dan perlengkapan lain milik kelompok tersebut.
Koops TNI menegaskan akan terus meningkatkan patroli untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua.
"Koops TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman khususnya KKB dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur dan terus meningkatkan patroli KL keamanan guna menciptakan situasi yang kondusif," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







