Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AD Pastikan Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tamiang Capai 79 Persen untuk Pulihkan Akses Warga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TNI AD Pastikan Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tamiang Capai 79 Persen untuk Pulihkan Akses Warga
Foto: (Sumber : Personel TNI AD membangun pondasi Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Tamiang dan menghubungkan Desa Sekerak Kiri dengan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (24/3/2026) (ANTARA/Ho-Humas TNI AD).)

Pantau - TNI Angkatan Darat memastikan progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai 79,90 persen sebagai upaya memulihkan konektivitas antarwilayah yang terdampak bencana.

Progres Pembangunan Hampir Rampung

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan jembatan tersebut menghubungkan Desa Sekerak Kiri dengan Desa Bandar Mahligai di Kecamatan Sekerak.

"Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memulihkan konektivitas serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.

Ia menjelaskan jembatan memiliki panjang 240 meter dengan lebar 120 sentimeter dan sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan.

Pekerjaan tersebut meliputi pembersihan lokasi, pemasangan tali poros, penggalian, pengecoran, pemasangan sling utama, hingga pembangunan struktur gapura dan elemen pengaman.

Pengerjaan Berlanjut, Material Dipastikan Aman

TNI AD masih melanjutkan sejumlah tahap pembangunan seperti pemasangan gelagar memanjang yang telah mencapai 50 persen dan pemasangan seling rawaian sebesar 80 persen.

Selain itu, pembangunan papan pijakan telah mencapai 30 persen, sementara pemasangan ram kawat masih tahap awal serta pengecatan pondasi mencapai 40 persen.

"Kami memastikan seluruh material pembangunan telah tersedia 100 persen di lokasi, sehingga mendukung kelancaran pengerjaan tanpa kendala berarti," ujarnya.

TNI AD menargetkan pembangunan jembatan segera rampung agar dapat digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan perekonomian wilayah.

Penulis :
Ahmad Yusuf