Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Tahap Dua Rampung Juni 2026 untuk Sambut Tahun Ajaran Baru

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Tahap Dua Rampung Juni 2026 untuk Sambut Tahun Ajaran Baru
Foto: (Sumber : Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (tengah) memberikan keterangan pada media terkait Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Aditya Ramadhan/pri.)

Pantau - Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua di berbagai wilayah Indonesia rampung pada 20 Juni 2026 agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Pembangunan Dikebut di 104 Lokasi Seluruh Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan bahwa dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 sekolah ditargetkan selesai tepat waktu.

“Pada awal tahun 2026, dari 104 lokasi, sebanyak 101 lokasi Sekolah Rakyat permanen tahap dua sudah proses pembangunan dan dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2026,” ungkap Qodari.

Ia menjelaskan pembangunan tersebut tersebar di berbagai wilayah, meliputi 40 lokasi di Pulau Jawa, 26 di Sumatera, 12 di Kalimantan, dan 16 di Sulawesi.

Selain itu, masing-masing tiga lokasi berada di Bali, Nusa Tenggara, dan Papua, serta empat lokasi di Kepulauan Maluku.

“Sebaran ini mencerminkan upaya pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan infrastruktur pendidikan di berbagai wilayah termasuk daerah tertinggal dan kepulauan,” ujarnya.

Kendala Lapangan dan Upaya Percepatan Proyek

Berdasarkan data per 23 Maret 2026, progres pembangunan tahap dua telah mencapai 17,04 persen secara nasional meski terdapat sejumlah kendala di lapangan.

Masalah tersebut antara lain terkait lahan di Aceh Singkil serta akses jalan di Lampung Timur yang memengaruhi percepatan pembangunan.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Pekerjaan Umum melakukan koordinasi intensif dengan BUMN karya dan pihak swasta.

“Rapat koordinasi ini menghasilkan pemetaan masalah secara jelas dan tepat untuk dapat diurai melalui rapat koordinasi lanjutan dengan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah,” kata Qodari.

Program Sekolah Rakyat ditujukan bagi masyarakat rentan pada kategori desil 1 dan 2 dengan kapasitas 1.080 siswa per unit.

Pemerintah menargetkan pembangunan total 500 Sekolah Rakyat permanen hingga 2029 serta telah menyiapkan 2.304 guru dan 4.760 tenaga kependidikan serta medis untuk mendukung operasional sekolah.

Penulis :
Aditya Yohan