
Pantau - PT Kereta Api Indonesia Persero mencatat sebanyak 16.594 pemudik telah kembali ke wilayah DKI Jakarta melalui Stasiun Gambir pada H+4 Lebaran, Rabu siang 25 Maret 2026.
Para pemilir tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, dengan kondisi stasiun yang masih dipadati penumpang dari berbagai daerah.
Kepala Stasiun Gambir Ganjar Mairizal mengatakan, "Kondisi Stasiun Gambir saat arus balik hari ini masih terpantau ramai terutama pada saat kedatangan kereta api dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kami mencatat hari ini penumpang yang balik mencapai 16.594 orang,".
Antisipasi Kepadatan Penumpang
Pihak stasiun menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kepadatan antrean pemilir di area kedatangan.
Langkah tersebut meliputi pengaturan arus penumpang, penambahan personel, serta penyesuaian operasional kereta api.
Selain itu, dilakukan pengaturan area penjemputan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di titik tertentu.
Ganjar menambahkan, "Kemudian kami juga siap melakukan penyesuaian operasional, pemberian informasi dan pengumuman secara aktif, pengaturan area penjemputan, serta kesiapan darurat pos kesehatan dan petugas medis siaga antisipasi jika ada penumpang kelelahan ataupun sakit,".
Data Arus Balik dan Tingkat Okupansi
Pada periode arus balik 23 Maret hingga 1 April 2026, penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta berasal dari berbagai kota seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, Tegal, Madiun, dan Kutoarjo.
KAI Daop 1 Jakarta mencatat total pemilir yang kembali ke Jakarta mencapai 52.937 orang pada periode tersebut.
Hingga 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 4.342.343 atau 96,5 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk.
Penjualan tiket tersebut berlangsung pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Kereta-kereta tersebut menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
- Penulis :
- Shila Glorya








