
Pantau - KAI melalui Kepala Stasiun Gambir Ganjar Mairizal mengimbau para pemilir untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan guna mengantisipasi antrean pemeriksaan tiket menjelang arus balik Lebaran 2026.
Imbauan tersebut ditujukan kepada para pemilir yang akan kembali ke kota domisili masing-masing setelah periode mudik.
Ganjar menegaskan pentingnya kesiapan penumpang sebelum keberangkatan agar perjalanan berjalan lancar.
"Kami mengimbau para pemudik yang akan kembali agar datang lebih awal ke stasiun keberangkatan, kemudian pastikan identitas sesuai dengan tiket, jaga barang bawaan anda serta jaga kesehatan dan kondisi tubuh," ungkapnya.
Langkah Antisipasi Kepadatan Penumpang
Selain datang lebih awal, pemilir juga diminta membawa kartu identitas yang sesuai dengan data saat pembelian tiket kereta api.
Pemilir yang kembali ke Provinsi DKI Jakarta melalui Stasiun Gambir diminta mematuhi arahan petugas serta mengikuti informasi resmi dari KAI.
Upaya ini dilakukan untuk menciptakan arus balik mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Pihak stasiun juga telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Langkah tersebut meliputi pengaturan arus penumpang atau flow, penambahan personel, serta penyesuaian operasional kereta api.
"Kemudian kami juga siap melakukan penyesuaian operasional, pemberian informasi dan pengumuman secara aktif, pengaturan area penjemputan, serta kesiapan darurat (pos kesehatan dan petugas medis siaga antisipasi jika ada penumpang kelelahan ataupun sakit)," ujarnya.
Tiket Terjual Capai 96,5 Persen
Hingga 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 4.342.343 atau 96,5 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.
Penjualan tiket tersebut berlangsung untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Kereta-kereta tersebut menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh selama musim mudik dan arus balik.
- Penulis :
- Shila Glorya








