Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Arus Balik Pelni 2026 Capai 67,5 Persen, Penumpang Tembus 225 Ribu Orang dan Diproyeksikan Terus Meningkat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Arus Balik Pelni 2026 Capai 67,5 Persen, Penumpang Tembus 225 Ribu Orang dan Diproyeksikan Terus Meningkat
Foto: Pemudik arus balik dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Nggapulu tiba di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Kamis 26/3/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Andri Saputra)

Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat arus balik Lebaran 2026 hingga 26 Maret telah mencapai 67,5 persen dengan jumlah penumpang sebanyak 225.898 orang.

Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa tren arus balik diperkirakan terus meningkat seiring berlangsungnya periode Angkutan Lebaran Pelni hingga 6 April 2026.

Ia mengungkapkan, "jumlah penumpang arus balik akan terus meningkat," seiring mobilitas masyarakat yang masih berlangsung pascalibur Lebaran.

Kronologi Arus Mudik dan Proyeksi Puncak Balik

Pelni mencatat puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 31.460 orang.

Sementara itu, puncak arus balik tahun 2026 diproyeksikan terjadi pada Kamis, 2 April, dengan estimasi jumlah penumpang sebanyak 27.009 orang.

Secara keseluruhan, pelaksanaan angkutan Lebaran 2026 oleh Pelni berjalan lancar dan terkendali tanpa gangguan signifikan.

Total penumpang yang telah dilayani selama periode Lebaran 2026 tercatat mencapai 316.975 orang atau meningkat 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Langkah Antisipatif dan Imbauan Keselamatan

Pelni menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Langkah tersebut meliputi penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan serta penambahan personel pelayanan dan tenaga pengamanan.

Selain itu, seluruh armada kapal dipastikan dalam kondisi laik laut dan dilakukan monitoring berkala terhadap kapal serta pelabuhan.

Koordinasi lintas stakeholder juga terus ditingkatkan untuk memastikan operasional berjalan lancar selama periode arus mudik dan balik.

Pelni menegaskan fokus utama pada keselamatan penumpang dengan menerapkan prinsip "safety first", "zero accident", dan "service excellent".

Masyarakat yang belum memiliki tiket diimbau segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna menghindari kehabisan kuota dan risiko tiket tidak resmi.

Penumpang juga diingatkan untuk mematuhi protokol keselamatan serta menjaga kebersihan selama perjalanan di atas kapal.

Penulis :
Arian Mesa