
Pantau - TNI Angkatan Laut masih mengkaji penggunaan rudal dari Italia, Prancis, dan Turki untuk melengkapi kapal perang terbaru KRI Prabu Siliwangi-321 yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Kamis setelah berlayar dari La Spezia, Italia sejak 11 Februari 2026.
Kajian Rudal dan Sistem Sensor Masih Berlangsung
Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa pemilihan jenis rudal belum diputuskan karena masih dalam tahap pertimbangan bersama sejumlah opsi dari beberapa negara.
Ia mengungkapkan, "Rudalnya rencananya masih dalam pertimbangan, ya. Ada beberapa pilihan. Ada rudal dari Italia, ada rudal dari MBDA Prancis, ada rudal-rudal juga dari Turki, mungkin. Itu masih kita pertimbangkan."
Selain rudal, ia menambahkan bahwa sistem sensor kapal juga masih dalam tahap kajian untuk menentukan spesifikasi akhir alutsista yang akan digunakan.
Namun demikian, Muhammad Ali menegaskan bahwa sistem meriam utama kapal telah dipastikan dan tidak akan mengalami perubahan.
Kapabilitas Tempur dan Peran Strategis Kapal
KRI Prabu Siliwangi-321 yang diproduksi oleh galangan kapal Italia, Fincantieri, dirancang untuk menjalankan berbagai misi militer dan nonmiliter, termasuk patroli, peperangan permukaan, peperangan bawah laut, dan peperangan udara.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul menyatakan, "Pencapaian tersebut menandai pertama kalinya kapal perang TNI Angkatan Laut mengoperasikan meriam dengan kategori Large Caliber Gun, kaliber di atas 120 milimeter, secara operasional."
Kapal ini memiliki panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter serta telah menjalani uji kemampuan alutsista dan kesiapan tempur, termasuk uji tembak struktural meriam 127 milimeter pada 27 Januari sebelum keberangkatan ke Indonesia.
Kapal dilengkapi meriam utama OTO Melara 127 milimeter, meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk pertahanan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, serta torpedo anti kapal selam dan senjata otomatis jarak dekat.
Sebelum tiba di Jakarta, kapal ini sempat singgah di Lampung pada 23 Maret 2026 dalam rangka pelayaran menuju Indonesia.
Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 diharapkan memperkuat postur pertahanan laut nasional serta mendukung tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick







