Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai Dampingi UMKM Jambi dan Kudus Perluas Pasar ke Luar Negeri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bea Cukai Dampingi UMKM Jambi dan Kudus Perluas Pasar ke Luar Negeri
Foto: (Sumber : Jakarta, 27-03-2026 - Di tengah besarnya potensi produk lokal, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam menembus pasar global, mulai dari keterbatasan pemahaman prosedur ekspor hingga akses informasi yang belum merata.)

Pantau - Jakarta, 27-03-2026 - Di tengah besarnya potensi produk lokal, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam menembus pasar global, mulai dari keterbatasan pemahaman prosedur ekspor hingga akses informasi yang belum merata. Pendampingan yang tepat menjadi kunci agar UMKM mampu memulai ekspor dan berkembang di pasar internasional.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan Bea Cukai Jambi melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC) kepada CV Lino Green di Kargo Garuda Indonesia Jambi, Jalan Soekarno Hatta, Paal Merah, Jambi Selatan, Kota Jambi, pada Kamis (12/03). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan langsung kepada pelaku usaha yang bergerak di bidang ekspor komoditas pertanian.

Dalam kunjungan tersebut, Bea Cukai Jambi melakukan asistensi sekaligus pemantauan terhadap kegiatan ekspor kacang Sacha Inchi dengan tujuan Ipoh, Malaysia. Pendampingan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk menggali perkembangan usaha serta mengidentifikasi potensi kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan perdagangan internasional.

Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa hingga saat ini proses kepabeanan berjalan dengan baik dan tidak terdapat kendala yang signifikan dalam pelaksanaan kegiatan ekspor. Pendampingan ini tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memberikan kemudahan serta kepastian layanan bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar.

Sementara itu, di Kudus, Bea Cukai juga melakukan langkah serupa melalui asistensi kepada UMKM berpotensi ekspor pada Selasa (04/03). Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi tiga UMKM, yaitu Berkah Mulia/WI-MAY milik Dwi Marianingsih, Unique & Chic milik Fajarina Tri Endarti, serta Faizah Rosa milik Sri Rosani.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM mendapatkan edukasi terkait prosedur ekspor, pengenalan regulasi kepabeanan, hingga berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ekspor. Selain itu, diskusi juga mencakup kesiapan produk, pengemasan, dan proses pengiriman barang ke luar negeri.

Penyuluh Bea Cukai Kudus, Aziz Munawar, menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi UMKM. “Melalui kegiatan asistensi ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat semakin memahami proses dan ketentuan ekspor, sehingga peluang untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Berbagai upaya asistensi ini menunjukkan bahwa keberhasilan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh dukungan ekosistem yang memudahkan pelaku usaha. Dengan pendampingan yang tepat, UMKM diharapkan mampu menembus pasar global, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah melalui peningkatan produksi dan penyerapan tenaga kerja.

Penulis :
Ahmad Yusuf