
Pantau - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjadi pembicara utama dalam forum internasional Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Makati, Filipina, Jumat, 27 Maret 2026.
Hasto menyampaikan paparan berjudul The Institutionalization of Political Parties, Resilience, and Strategic Campaigns yang menekankan pentingnya institusionalisasi partai politik sebagai kunci menghadapi berbagai tekanan.
Ia menjelaskan bahwa pada Pemilu 2024 PDIP menghadapi tekanan yang tidak mudah, namun tetap mampu bertahan dan keluar sebagai pemenang Pemilu Legislatif.
Selain itu, jumlah kursi PDIP di tingkat kabupaten dan kota juga bertambah sebanyak 14 kursi secara total.
Hasto menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata dari resiliensi partai yang telah terinstitusionalisasi.
Kepemimpinan Megawati Jadi Kunci
Hasto mengungkapkan bahwa resiliensi PDIP tidak lepas dari kepemimpinan strategis Megawati Soekarnoputri yang berbasis ideologi.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan tersebut diwujudkan melalui tujuh indikator utama, yakni berpikir kritis, visi, arahan, nilai-nilai inti, biopolitik, keberpihakan, dan komitmen.
Menurutnya, perpaduan antara kepemimpinan strategis dan institusionalisasi partai membuat PDIP menjadi fleksibel dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Hasto mengatakan bahwa kondisi tersebut juga memperkuat kapasitas bertahan hidup partai dari guncangan internal maupun eksternal.
Pesan Bung Karno dan Partisipasi Tokoh Dunia
Dalam penutupan paparannya, Hasto mengutip pesan Presiden pertama RI Soekarno tahun 1965, "Bagi bangsa yang berjuang, perjalanan tidak pernah berakhir," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa institusionalisasi partai merupakan misi berkelanjutan untuk menjaga marwah demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Forum tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh politik regional, di antaranya Florencio Butch Abad dari Filipina dan Chee Soon Juan dari Singapura.
Sesi pembukaan diisi sambutan Chairperson CALD sekaligus Senator Kamboja Mardi Seng serta Presiden Partai Liberal Filipina Lorenzo Erin Tanada III.
Perwakilan Friedrich Naumann Foundation Almut Besold juga hadir, sementara Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menyampaikan pesan melalui video.
Selain itu, Senator Filipina Francis Kiko Pangilinan memberikan pidato kunci dalam forum tersebut.
Dalam diskusi panel, Hasto berbagi panggung dengan Florencio Butch Abad dan Chee Soon Juan yang dimoderatori Editor-at-large Rappler Marites Vitug.
Delegasi lain yang hadir antara lain Lee Boon Shian dari Malaysia, James Gomez dari Asia Centre, serta V Srivarathanabul sebagai kandidat anggota parlemen Partai Demokrat Thailand.
- Penulis :
- Shila Glorya







