
Pantau - Pembangunan Proyek Strategis Nasional Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, ditargetkan rampung pada Juni 2026 dengan progres telah mencapai 92 persen.
Peninjauan proyek dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma di lokasi pembangunan di Rote Ndao.
Kunjungan tersebut didampingi oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah.
Proyek ini telah memasuki tahap akhir atau finishing dengan pembangunan tanggul sebagai infrastruktur utama yang hampir selesai.
Tahap pertama pembangunan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026 sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Proyek Strategis untuk Kemandirian Industri Garam
Kawasan ini dirancang menjadi sentra garam nasional guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor garam.
Pembangunan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian industri dalam negeri.
Pemerintah provinsi dan kabupaten menyatakan siap melakukan intervensi untuk mengatasi berbagai kendala yang muncul di lapangan.
Dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan, turut diapresiasi oleh pemerintah daerah.
Keberhasilan proyek ini dinilai sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta.
Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja Lokal
Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja hingga 26.000 orang.
Sebanyak 80 hingga 90 persen tenaga kerja tersebut berasal dari masyarakat lokal Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran kawasan industri garam ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah tersebut.
Selain itu, proyek ini juga ditargetkan mampu menekan angka pengangguran di Nusa Tenggara Timur yang saat ini mencapai sekitar 125 ribu orang.
Pihak pelaksana proyek juga berharap dukungan penuh dari masyarakat Rote Ndao agar pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.
Tantangan yang ada dalam proses pembangunan diyakini dapat diselesaikan melalui kolaborasi yang kuat antar semua pihak terkait.
- Penulis :
- Leon Weldrick







