
Pantau - Komisi Pemberantasan Korupsi menyiapkan empat program utama kampanye antikorupsi selama tahun 2026 untuk menyasar berbagai lapisan masyarakat di Indonesia.
Empat program tersebut meliputi Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Anti Corruption Film Festival 2026, Program BenarBenar, dan Pariwara Antikorupsi 2026.
Seorang perwakilan KPK menyampaikan, “Empat program ini akan berjalan berdampingan, menyasar kelompok masyarakat, dan menanamkan pesan biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa.”
Program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi akan menyasar 15 kabupaten atau kota di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Program ini menghadirkan konsep seperti pasar malam dan ruang publik terbuka untuk dialog dengan masyarakat.
KPK juga membuka ruang diskusi nonformal di alun-alun kota serta mengangkat isu sensitif seperti pertambangan emas tanpa izin melalui seminar.
Anti Corruption Film Festival 2026 memasuki penyelenggaraan tahun ke-12 dengan berbagai kompetisi seperti ide cerita film pendek, film pendek fiksi, film pelajar, film vertikal kementerian atau lembaga, hingga kompetisi regional.
Selain kompetisi, akan diadakan pemutaran dan diskusi film antikorupsi di 12 provinsi.
Program BenarBenar menghadirkan teater musikal bertema integritas serta kompetisi stand up comedy bertajuk Operasi Tangkap Tawa.
Pariwara Antikorupsi 2026 dilakukan bersama pemerintah daerah untuk mendorong pencegahan pungutan liar, suap, dan penyalahgunaan fasilitas dinas.
Program-program tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk bersama memberantas korupsi.
“Melalui JNBA, KPK hadir di tengah masyarakat. Melalui ACFFEST, KPK berbicara lewat cerita. Melalui BenarBenar, KPK menggugah generasi muda. Melalui Pariwara, KPK memperkuat garda pelayan publik,” ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








