Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan Bengkulu, Faktor Okupansi Rendah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan Bengkulu, Faktor Okupansi Rendah
Foto: (Sumber: Aktivitas penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu usai berhentinya penerbangan maskapai Garuda Indonesia, Minggu (29/3/2026). ANTARA/Anggi Mayasari.)

Pantau - PT Angkasa Pura II menyatakan penerbangan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu telah berhenti beroperasi dengan penerbangan terakhir dilakukan pada 28 Maret 2026.

General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Muhammad Haekal menyatakan, "Memang benar penerbangan Garuda Indonesia berhenti beroperasi dan kemarin tanggal 28 Maret 2026 adalah last flight nya,".

Selama ini Garuda Indonesia melayani rute penerbangan Jakarta–Bengkulu dan sebaliknya.

Pihak Angkasa Pura II menyebut belum mengetahui alasan resmi penghentian operasional tersebut.

Haekal menyatakan, "Untuk resminya silakan tanyakan langsung ke pihak maskapai nya,".

Sebelumnya Gubernur Bengkulu telah mendatangi kantor pusat Garuda Indonesia di Garuda Sentra Operasi Tangerang untuk membahas kelanjutan layanan.

Direktur Teknik Garuda Indonesia Mukhtaris menjelaskan penghentian operasional disebabkan faktor bisnis.

Ia menyatakan, "Salah satu alasannya adalah tingkat keterisian penumpang pada rute Bengkulu yang masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan bagi perusahaan,".

Kondisi tersebut dinilai tidak menguntungkan secara operasional bagi maskapai.

Meski demikian, Garuda Indonesia tetap membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah.

Langkah ini bertujuan menjaga keberlanjutan layanan penerbangan yang optimal di masa mendatang.

Penulis :
Gerry Eka