Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kutai Timur

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kutai Timur
Foto: (Sumber: Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak saat meninjau lokasi kebakaran Desa Batu Timbau, Kabupaten Kutai Timur, yang terjadi pada Kamis (26/3) menghanguskan setidaknya 85 bangunan tempat tinggal warga, berdampak pada 117 kepala keluarga yang terdiri dari 337 jiwa kehilangan tempat tinggal. ANTARA/HO-Dinsos Kaltim.)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran di Desa Batu Timbau, Kutai Timur, guna memenuhi kebutuhan dasar ratusan warga terdampak.

Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak menyatakan, "Ini bagian dari kewajiban pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal bidang sosial terkait penanganan bencana, di mana pemerintah hadir memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas,".

Bantuan yang disalurkan sebanyak 226 paket logistik yang berisi bahan pangan seperti beras, gula, kornet, biskuit, mie instan, minyak goreng, susu kental manis, dan ikan sarden.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan perlengkapan pendukung seperti air mineral, bantal, dan matras.

Bantuan tambahan meliputi makanan siap saji, paket lauk pauk, serta paket gizi anak.

Disalurkan pula perlengkapan pengungsian seperti tenda gulung, kasur, selimut, dan perlengkapan keluarga.

Tim dari pemerintah provinsi telah turun langsung ke lokasi sejak sehari sebelumnya untuk melakukan pendataan korban sebagai dasar penentuan kebutuhan bantuan.

Koordinasi dilakukan bersama Dinsos Kutai Timur, relawan Tagana, dan perangkat wilayah setempat.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi menyatakan, "Tim dari provinsi telah turun langsung melihat kondisi di lapangan sejak sehari sebelumnya untuk mendata jumlah korban sebagai landasan pelaksanaan kaji cepat pemenuhan kebutuhan barang,".

Kebakaran terjadi pada Kamis 26 Maret 2026 sekitar pukul 12.00 WITA dan menghanguskan sekitar 85 rumah warga.

Sebanyak 117 kepala keluarga atau 337 jiwa kehilangan tempat tinggal, termasuk kelompok rentan seperti lansia, ibu menyusui, anak-anak, balita, dan bayi.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama masa pemulihan.

Penulis :
Gerry Eka