
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis menurunkan tim untuk menangani dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang merusak rumah warga di sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani menyatakan, "Kita langsung penanganan ke TKP pada hari ini dimulai jam 07.00 WIB ke titik yang paling paling parah,".
Bencana terjadi pada Sabtu sore dan melanda Kecamatan Purwadadi, Cisaga, dan Tambaksari.
Wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Purwadadi dengan total 93 rumah mengalami kerusakan terutama pada bagian atap.
Di Kecamatan Cisaga terdapat dua rumah rusak dan satu rumah di Tambaksari.
Ani menyatakan, "Korban jiwa tidak ada, untuk jumlah jiwa yang terdampak saat ini masih dalam pendataan,".
BPBD langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan kejadian meski proses asesmen sempat terkendala akibat pemadaman listrik.
Kondisi gelap menghambat pendataan dan penanganan awal di lapangan.
Ani menyatakan, "Tadi malam kita sudah melaksanakan asesmen ke lokasi tetapi karena mati lampu, jadi di sini gelap tidak bisa melaksanakan pendataan dengan sempurna apalagi penanganan,".
Penanganan kemudian dilakukan secara optimal pada pagi hari dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Petugas membantu membersihkan puing bangunan serta mengevakuasi pohon tumbang.
Bantuan logistik juga telah disalurkan kepada warga terdampak.
Ani menyatakan, "Untuk bantuan kita sudah melaksanakan drop logistik ke para korban,".
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.
- Penulis :
- Gerry Eka








