
Pantau - Polres Ponorogo bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Reog Balon Carnival 2026 sebagai wadah penyaluran hobi balon udara secara aman dan terkontrol di Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur.
Puluhan balon udara diterbangkan dan menghiasi langit Ponorogo, sementara ribuan warga memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Kapolres Ponorogo menyatakan kegiatan ini bertujuan menekan praktik balon udara ilegal yang berbahaya.
"Festival ini kami gelar untuk mewadahi hobi masyarakat menerbangkan balon udara secara aman dan terkontrol," ujarnya.
Seluruh balon diterbangkan dengan sistem ditambatkan menggunakan tali agar tetap terkendali.
"Balon tidak dilepas bebas, tetapi diikat sehingga aman. Ini berbeda dengan balon ilegal yang berisiko jatuh di permukiman atau jaringan listrik," tegasnya.
Selain aspek keamanan, balon juga dinilai dari kreativitas desain dan keunikan bentuk.
Festival ini diikuti oleh 44 peserta dari berbagai wilayah di Ponorogo.
Kapolres berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda rutin hingga tingkat nasional.
"Ke depan akan kami tingkatkan menjadi event lokal hingga nasional," katanya.
Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya mengubah tradisi menjadi kegiatan positif.
"Kegiatan ini akan kami agendakan setiap tahun sebagai upaya menekan balon udara liar sekaligus menjadi daya tarik wisata," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi kombinasi antara hiburan masyarakat, peningkatan keselamatan, serta pengembangan pariwisata daerah.
- Penulis :
- Gerry Eka







