
Pantau - DPRD Jawa Barat menegaskan penyelamatan satwa di Kebun Binatang Bandung harus menjadi prioritas utama di tengah persoalan pengelolaan yang belum terselesaikan.
Penegasan ini disampaikan menyusul kematian dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara yang memicu sorotan publik.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjamin keselamatan satwa.
"Kita semua harus memastikan hewan-hewan di Bandung Zoo mendapatkan perawatan yang layak," ungkapnya.
Dorong Pemindahan Satwa dan Evaluasi Pengelolaan
Ono menyebut pihaknya telah mengusulkan pemindahan satwa ke kebun binatang lain seperti Ragunan atau Surabaya guna menjamin keselamatan.
Ia menilai kematian satwa bukan sekadar insiden, melainkan akibat konflik pengelolaan yang berlarut-larut.
"Kematian kedua anak harimau ini bukan sekadar insiden biasa, tetapi sudah diprediksi jauh-jauh hari lantaran konflik pengelolaan Bandung Zoo yang berlarut-larut," ujarnya.
Ia juga menyoroti belum adanya perbaikan signifikan pasca pengambilalihan pengelolaan oleh pemerintah pusat.
Soroti Nasib Karyawan dan Operasional
Selain satwa, DPRD juga menyoroti nasib ratusan karyawan yang bekerja dalam ketidakpastian status dan penghasilan.
“Ini urusan kemanusiaan dan kesejahteraan. Pemerintah harus hadir agar para karyawan bisa bekerja dengan tenang,” kata Ono.
Ia menambahkan bahwa meski pakan satwa kini ditanggung kementerian, keterlambatan pembayaran masih mengganggu operasional di lapangan.
DPRD Jabar menekankan perlunya koordinasi dan standar operasional yang jelas untuk memastikan keberlangsungan pengelolaan serta kesejahteraan satwa dan pekerja.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







