
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengingatkan agar pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD hingga SMP tidak menimbulkan rasa takut atau kekhawatiran bagi murid menjelang pelaksanaannya.
Ia menegaskan bahwa TKA dilaksanakan dengan semangat objektivitas, kejujuran, dan suasana yang menyenangkan sehingga peserta tidak perlu mencemaskan ujian tersebut.
Pernyataan itu disampaikan usai memimpin upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran di SMPN 2 Kota Depok, Jawa Barat.
Ia mengungkapkan, "Dan sesuai dengan semangatnya, TKA itu mengusung nilai jujur, gembira jangan ada yang menakut-nakuti, jangan ada yang misalnya membuat suasana yang menyeramkan bagi murid-murid."
Tujuan dan Fungsi TKA
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa tujuan utama TKA adalah untuk mengukur kemampuan akademik murid sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemetaan kemampuan secara nasional.
Ia menegaskan bahwa TKA tidak digunakan sebagai penentu kelulusan pada jenjang pendidikan yang sedang ditempuh oleh peserta didik.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh pihak, baik sekolah maupun peserta, untuk tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan TKA berlangsung.
Peran TKA dalam Seleksi Prestasi
Menurutnya, hasil TKA akan digunakan sebagai alat validasi nilai rapor dan menjadi salah satu komponen dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi.
Ia mengungkapkan, "Hasil TKA itu akan menjadi salah satu aspek dalam SPMB jalur prestasi. Jadi jalur prestasi itu nanti ada nilai rapor dan hasil TKA, yang non-akademik itu ada prestasi olahraga, seni, dan kepemimpinan di sekolah. Ini semuanya akan menjadi penilaian dalam jalur prestasi. Jadi walaupun tidak menjadi penentu kelulusan, tapi menjadi penentu untuk bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas pembelajaran."
Prestasi non-akademik yang dimaksud mencakup bidang olahraga, seni, serta kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Adapun pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026, sementara untuk jenjang SD akan dilaksanakan pada 20 hingga 30 April 2026.
- Penulis :
- Arian Mesa








