
Pantau - Bank BJB menyalurkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp700 miliar untuk memperbaiki 35.000 unit rumah tidak layak huni di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat sepanjang 2026.
Penyaluran Dana dan Skema Program
Penyaluran dana ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Bank BJB dan pemerintah yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Menara BJB pada 27 Maret 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Konsumer Bank BJB Maman Rukmana dan PPK Rumah Swadaya Nadya Rahmarani Akbar serta disaksikan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa II Mochamad Mulya Permana.
Program ini menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah dengan alokasi dana Rp20 juta untuk setiap unit rumah.
Penyaluran dana direncanakan berlangsung selama empat bulan, mulai April hingga Agustus 2026.
Terdapat dua skema penyaluran dana yang digunakan untuk memastikan ketepatan sasaran yaitu penarikan tunai untuk pembayaran upah tukang dan pemindahbukuan langsung ke toko material untuk pembelian bahan bangunan.
Peran Bank BJB dan Dampak Ekonomi
Bank BJB ditunjuk kembali sebagai bank penyalur utama berdasarkan rekam jejak keberhasilan dalam mengelola program serupa pada periode 2017 hingga 2022.
Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB Nunung Suhartini menyatakan, "Program ini memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman."
Ia juga mengungkapkan, "Kami berharap pelaksanaan kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal. bank bjb siap untuk terus berkolaborasi dan berinovasi."
Bank BJB berkomitmen menjaga distribusi dana agar transparan dan akuntabel dengan dukungan jaringan luas hingga pelosok Jawa Barat.
Untuk mempermudah penerima manfaat, Bank BJB menyediakan produk Tabungan BJB Tandamata Khusus tanpa setoran awal, bebas biaya administrasi, dan tanpa saldo mengendap.
Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian layak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor jasa konstruksi dan perdagangan material bangunan.
Program ini menjadi bukti peran aktif perbankan daerah dalam mendukung program strategis nasional dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
- Penulis :
- Leon Weldrick









