Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI Tegaskan Tetap Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Usai Serangan Artileri Tewaskan Satu Prajurit

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

TNI Tegaskan Tetap Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Usai Serangan Artileri Tewaskan Satu Prajurit
Foto: Sejumlah personel TNI AL dari Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL bersujud syukur usai turun dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 setibanya di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 7/2/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Pantau - TNI memastikan tetap melanjutkan misi perdamaian di Lebanon meskipun terjadi insiden serangan artileri yang menewaskan satu prajurit dan melukai tiga lainnya di wilayah penugasan.

Komitmen TNI dan Instruksi Kewaspadaan

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah di Jakarta.

"TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit," ungkapnya.

Ia menyebut penugasan ini merupakan bagian dari amanat negara dalam menciptakan perdamaian dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

TNI juga menegaskan tidak akan mengabaikan faktor keselamatan prajurit yang bertugas di Lebanon.

Prajurit diminta meningkatkan kewaspadaan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan oleh PBB.

"TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontingensi sesuai dinamika di daerah penugasan Lebanon," ucap dia.

Kronologi Serangan dan Korban

Insiden serangan terjadi pada Minggu, 29 Maret, akibat meningkatnya eskalasi konflik di wilayah Lebanon Selatan.

Serangan artileri mengarah ke wilayah penempatan kontingen prajurit Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar.

Dalam insiden tersebut, satu prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon gugur.

Tiga prajurit lainnya mengalami luka, yakni Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.

Jenazah prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia dengan bantuan KBRI Beirut.

Sementara itu, prajurit yang terluka telah mendapatkan penanganan medis.

"Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," jelas dia.

Hingga kini, belum diketahui pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Penulis :
Arian Mesa