Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polisi Tangkap Penadah Barang Korban dalam Kasus Mayat Disembunyikan di Freezer Bekasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polisi Tangkap Penadah Barang Korban dalam Kasus Mayat Disembunyikan di Freezer Bekasi
Foto: (Sumber : Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo di Jakarta, Jumat (27/3/2026). ANTARA/Ilham Kausar..)

Pantau - Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial A yang diduga berperan sebagai penadah barang milik korban AH (39) dalam kasus pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam alat pembeku makanan atau freezer di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan penangkapan dilakukan setelah penyidik menelusuri barang milik korban yang dijual oleh para pelaku usai pembunuhan terjadi.

"Penyidik mengamankan A yang diduga berperan sebagai penadah barang hasil curian milik korban." ungkap Andaru Rahutomo dalam keterangannya di Jakarta.

Barang Korban Dijual Pelaku Setelah Pembunuhan

Andaru menjelaskan dua pelaku utama berinisial DS alias ANC dan S menjual sejumlah barang milik korban setelah melakukan pembunuhan.

"Telepon genggam korban dijual pada 22 Maret 2026 kepada tersangka penadah berinisial A secara COD melalui Facebook seharga Rp450.000 tunai." ujarnya.

Selain telepon genggam, pelaku juga menjual kendaraan milik korban.

Satu unit sepeda motor dijual pada 23 Maret 2026 sore hari seharga Rp2,3 juta secara tunai.

Kemudian sepeda motor jenis Honda Beat dijual pada malam harinya seharga Rp1,85 juta melalui transfer ke akun DANA milik tersangka ANC.

Polisi masih mendalami penggunaan uang hasil penjualan barang milik korban tersebut.

Motif Pembunuhan karena Korban Menolak Ikut Kejahatan

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan terhadap korban AH.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan korban dibunuh karena menolak ajakan pelaku untuk melakukan tindak kejahatan.

"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak, sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut." ungkap Iman Imanuddin.

Ia menambahkan para pelaku semula berencana mengambil mobil milik majikan mereka.

Namun karena pengamanan ketat, rencana tersebut berubah menjadi pencurian sepeda motor.

Korban tetap menolak terlibat sehingga pelaku kemudian melakukan pembunuhan dan menyembunyikan jasadnya di dalam freezer.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf