
Pantau - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, terpantau meluncurkan lava pijar yang disertai bunyi gemuruh pada Rabu pagi berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan pengamatan visual menunjukkan adanya aktivitas vulkanik berupa kepulan asap putih di area puncak gunung.
“Visual pagi ini tampak asap putih tebal di puncak kanan, sementara di puncak kiri terlihat asap putih tipis hingga tebal yang disertai dengan terdengarnya bunyi gemuruh berskala sedang,” ungkap Lana dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa luncuran lava pijar sesekali terlihat keluar dari puncak kiri atau kawah dua Gunung Karangetang.
Lava Pijar Terpantau Menabrak Dinding Kawah
Lana menyebut lava yang keluar dari kawah dua tersebut sempat menabrak dinding pembatas antara kawah kiri dan kawah kanan yang merupakan kawah utama gunung api tersebut.
Peristiwa tersebut memicu munculnya kepulan asap putih memanjang di tubuh gunung akibat guguran material lava yang menyentuh lereng.
Meski terjadi luncuran lava, Badan Geologi melaporkan ujung aliran lava yang berada pada jarak sekitar 1.200 meter dari puncak belum menunjukkan aktivitas signifikan secara visual.
Masyarakat Diminta Waspada
Badan Geologi menyatakan terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas kegempaan dan dinamika permukaan Gunung Karangetang untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi masyarakat.
Pemerintah juga mengimbau warga serta wisatawan untuk mematuhi rekomendasi radius aman yang telah ditetapkan di sekitar gunung api tersebut.
Masyarakat diminta tidak beraktivitas di wilayah pemukiman maupun kawasan yang termasuk zona rawan aliran lava dan awan panas.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan








