
Pantau - Polda Sulawesi Utara melakukan pendataan dan patroli mitigasi pascagempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis pagi di wilayah Bitung dan sekitarnya.
Patroli dan Pendataan Dampak Gempa
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
"Meski gempa memicu kekhawatiran besar, kami memastikan bahwa potensi tsunami telah terlewati," ujarnya.
Berdasarkan pemantauan di wilayah pesisir dan kepulauan Bitung, situasi dilaporkan kondusif tanpa adanya kenaikan air laut yang signifikan.
Polisi juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak, termasuk Gedung KONI Sario di Manado yang mengalami kerusakan hingga menimbulkan korban jiwa.
Imbauan Waspada Gempa Susulan
Wakapolda mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan mengingat wilayah Sulawesi Utara berada di kawasan ring of fire.
"Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada. Kita berada di wilayah ring of fire, sehingga gempa susulan bisa saja terjadi kapan saja," ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga segera keluar dari bangunan saat terjadi guncangan kuat dan menghindari bangunan yang retak atau tidak stabil.
"Jangan terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.
Polda Sulut bersama pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan menyeluruh serta memastikan proses evakuasi dan pengamanan berjalan maksimal di seluruh wilayah terdampak.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








