Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Usulan Musrenbang Jakarta Selatan Terkendala Kewenangan Sungai di BBWSCC

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Usulan Musrenbang Jakarta Selatan Terkendala Kewenangan Sungai di BBWSCC
Foto: (Sumber : Arsip Foto - Sejumlah anak bermain di Sungai Ciliwung yang mendangkal di Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (15/11/2019). Menurut Kepala BBWSCC saat itu, Bambang Hidayah, baru 45 persen atau 16,38 kilometer dari 33,69 kilometer aliran sungai Ciliwung di DKI Jakarta yang telah dinormalisasi. ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso..)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyebut sejumlah usulan Musrenbang terkendala kewenangan pengelolaan sungai yang berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Terkendala Rekomendasi Teknis BBWSCC

Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan penanganan usulan terkait sungai harus menunggu rekomendasi teknis dari BBWSCC.

"Untuk melakukan penanganan oleh unsur terkait, harus menunggu rekomendasi teknis dari pihak BBWSCC tersebut," ungkapnya.

Dalam Musrenbang tingkat kota, tercatat sebanyak 2.535 usulan dari masyarakat.

Prioritas pembangunan meliputi penanganan kemacetan, banjir, serta sektor pendidikan sesuai visi misi Pemprov DKI Jakarta.

Ribuan Usulan dan Tahapan Realisasi

Plt Kepala Suku Bappeda Jakarta Selatan Hera Lidiawati menyebut dari 571 RW terdapat 2.535 usulan yang terbagi menjadi 84 persen usulan fisik dan 16 persen usulan barang.

Sebanyak 304 usulan akan direalisasikan pada 2026, sementara 1.417 usulan dijadwalkan pada tahun berikutnya.

"Ada 376 usulan yang belum memenuhi kelayakan dan akan kami verifikasi kembali pada periode sebelumnya," ujarnya.

Pemerintah juga melakukan monitoring dan evaluasi setiap bulan untuk memastikan realisasi berjalan sesuai rencana.

Legislator DPRD DKI Jakarta Astrid Khairunisha berharap usulan warga tidak hanya menjadi wacana.

"Mengenai usulan warga dalam Musrenbang ini, saya sangat berharap agar tidak hanya menjadi wacana semata," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf