Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Pramono Anung Instruksikan Pasar Jakarta Lebih Bersih, Soroti Penumpukan Sampah di Kramat Jati

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gubernur Pramono Anung Instruksikan Pasar Jakarta Lebih Bersih, Soroti Penumpukan Sampah di Kramat Jati
Foto: (Sumber : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Senin (6/4/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan Perumda Pasar Jaya untuk memastikan seluruh pasar di Jakarta menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan Pramono saat melakukan kegiatan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin.

Ia menegaskan bahwa kebersihan pasar harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman.

“Saya sudah meminta kepada Bapak Dirut (Pasar Jaya) mudah-mudahan semua pasar ini bisa betul-betul menjadi lebih bersih, lebih rapi, dan masyarakat bisa menikmati itu.” ungkapnya.

Soroti Penumpukan Sampah di Pasar Kramat Jati

Pramono secara khusus menyoroti persoalan penumpukan sampah yang pernah terjadi di Pasar Kramat Jati agar tidak kembali terulang.

Ia meminta manajemen Pasar Jaya segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga lingkungan pasar dapat kembali tertata dengan baik.

“Saya sudah meminta kepada Dirut Pasar Jaya untuk segera yang di Kramat Jati diselesaikan.” ujarnya.

Revitalisasi Pasar untuk Tingkatkan Kenyamanan

Pramono menyebutkan bahwa saat ini terdapat 153 pasar di wilayah Jakarta yang ke depan akan terus ditingkatkan kualitasnya melalui program revitalisasi.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua pasar yakni Pasar Gardu Asem dan Pasar Kramat Jaya.

Kedua pasar tersebut nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung termasuk tempat pembuangan sampah sementara.

Pemerintah menargetkan pembangunan Pasar Kramat Jaya selesai dalam waktu delapan bulan atau pada Januari 2027.

Sementara pembangunan Pasar Gardu Asem ditargetkan rampung dalam waktu sebelas bulan atau pada Maret 2027.

Penulis :
Aditya Yohan