
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur mendistribusikan logistik darurat bagi warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi di Pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur.
Distribusi Bantuan dan Kondisi Pengungsi
Sekretaris BPBD Flores Timur Aris Tokan mengatakan bantuan berupa tenda, terpal, dan kasur disalurkan kepada korban yang saat ini masih mengungsi di luar rumah.
"Kita saat ini sementara mendistribusikan logistik sementara untuk para korban, sambil menunggu penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Gempa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WITA tersebut diikuti gempa susulan yang masih dirasakan warga, sehingga mereka memilih bertahan di luar rumah demi keamanan.
BPBD bersama pemerintah desa juga masih berkoordinasi terkait pendirian posko bencana atau pemindahan warga ke fasilitas yang lebih aman.
Data Korban dan Dampak Gempa
Hingga kini, jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
"Jumlah jiwa yang terdampak masih belum pasti karena masih dilakukan pendataan lebih lanjut," ungkapnya.
BPBD melaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun terdapat enam orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami dislokasi tulang saat menyelamatkan diri.
“Ada dua orang yang dilaporkan ada gangguan pada tulangnya saat menyelamatkan diri, dan enam lagi dilaporkan luka-luka ringan,” tambahnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat hingga pukul 06.40 WITA terjadi 48 gempa susulan yang masih dirasakan di wilayah pesisir Adonara.
- Penulis :
- Aditya Yohan








