HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Kalbar Perkuat Kerja Sama dengan The Asia Foundation untuk Dorong IPM dan Tata Kelola Lingkungan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Gubernur Kalbar Perkuat Kerja Sama dengan The Asia Foundation untuk Dorong IPM dan Tata Kelola Lingkungan
Foto: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima kunjungan Presiden dan CEO TAF Laurel Miller, dalam kunjungan kehormatandi Ruang Kerja Gubernur Kalbar (sumber: ANTARA/Rendra Oxtora)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperkuat kolaborasi dengan The Asia Foundation (TAF) dalam pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola lingkungan melalui pertemuan di Pontianak.

Pertemuan tersebut berlangsung saat Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima kunjungan kehormatan Presiden dan CEO TAF Laurel Miller guna membahas sinergi program lintas sektor.

"Saya bersama CEO TAF Laurel Miller hari ini melakukan pertemuan untuk membahas penguatan sinergi program di berbagai sektor, meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pemberdayaan perempuan, literasi digital, hingga tata kelola lingkungan," ungkap Ria Norsan.

Fokus Peningkatan IPM dan Tantangan Wilayah

Pemerintah Provinsi Kalbar menyampaikan apresiasi atas kontribusi jangka panjang TAF dalam mendukung pembangunan di wilayah tersebut.

Dengan luas wilayah sekitar 1,5 kali Pulau Jawa dan mencakup 2.046 desa dengan kondisi geografis beragam, Kalbar menghadapi tantangan besar dalam pemerataan pembangunan.

Keterbatasan anggaran daerah juga menjadi kendala utama sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat pembangunan.

"Kami menghadapi keterbatasan anggaran dengan wilayah yang luas. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan IPM, terutama pada rata-rata lama sekolah yang masih didominasi lulusan SMP. Kami berharap ada dukungan konkret, khususnya untuk masyarakat putus sekolah melalui program literasi dan edukasi," ia mengungkapkan.

Penguatan Tata Kelola Lingkungan dan Komitmen Kolaborasi

Selain pendidikan, isu keberlanjutan lingkungan menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.

Pemprov Kalbar berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui penguatan regulasi perizinan di sektor pertambangan dan perkebunan serta mendorong rehabilitasi lahan secara bertanggung jawab.

"Kami memperketat perizinan dan mendorong rehabilitasi lahan yang bertanggung jawab. Pihak ketiga yang terlibat harus memiliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan," ujar Ria Norsan.

Laurel Miller menyatakan kunjungan ini bertujuan mempererat kemitraan sekaligus menyelaraskan program TAF dengan prioritas pembangunan daerah.

" Kami melihat adanya keselarasan antara fokus Pemprov Kalbar dan misi kami. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi agar program-program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Laurel Miller.

TAF juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan serta berharap dukungan pemerintah daerah untuk membuka akses hingga tingkat kabupaten dan kota agar implementasi program berjalan optimal.

Penulis :
Leon Weldrick