HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor
Foto: (Sumber : Jakarta, 10-04-2026 – Bea Cukai terus memperkuat perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui berbagai program asistensi dan edukasi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)..)

Pantau - Jakarta, 10-04-2026 – Bea Cukai terus memperkuat perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui berbagai program asistensi dan edukasi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar internasional.

Salah satu bentuk dukungan tersebut ditunjukkan oleh Bea Cukai Parepare melalui kegiatan monitoring dan asistensi lanjutan kepada UMKM berpotensi ekspor. Pada Selasa (01/04), Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Parepare yang dipimpin oleh Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai, Firman, melakukan kunjungan ke CV Semarang di Kota Parepare.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan kegiatan usaha sekaligus memberikan pendampingan kepada perusahaan yang bergerak di bidang ekspor produk shell blanks dan yelly grass dengan tujuan ekspor antara lain Hong Kong dan Tiongkok. Melalui kegiatan monitoring ini, tim Klinik Ekspor juga membuka ruang diskusi bagi pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses ekspor.

Monitoring lanjutan ini merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam memastikan keberlangsungan UMKM yang memiliki potensi ekspor, sekaligus membantu pelaku usaha memahami prosedur serta ketentuan kepabeanan yang berlaku.

Dukungan terhadap UMKM juga dilakukan oleh Bea Cukai Banten melalui kegiatan edukasi dan peningkatan literasi ekspor. Pada Rabu (09/04), Bea Cukai Banten turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Kick Off Program Sekolah Jawara Ekspor 2026 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Indo Eximpro bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Banten di Atria Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Penerimaan dan Pengolahan Data Bea Cukai Banten, Mohammad Lutfi, menyampaikan materi mengenai ketentuan kepabeanan, termasuk aspek perpajakan dalam kegiatan ekspor dan impor serta berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

“Bea Cukai terus mendorong UMKM untuk naik kelas hingga siap ekspor melalui edukasi, literasi, dan asistensi terkait ketentuan kepabeanan,” ujar Lutfi.

Program Sekolah Jawara Ekspor sendiri merupakan program pendampingan intensif selama enam bulan bagi 30 hingga 40 UMKM terpilih di wilayah Banten. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait mekanisme ekspor sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu menembus pasar internasional.

Dalam pemaparannya, Lutfi juga menyampaikan bahwa Kantor Wilayah Bea Cukai Banten saat ini memiliki sejumlah UMKM binaan yang telah berhasil melakukan ekspor. Pendampingan tersebut dilakukan melalui program Klinik Ekspor yang secara rutin memberikan asistensi dan bimbingan kepada UMKM yang akan maupun telah melakukan kegiatan ekspor.

Melalui berbagai program asistensi, monitoring, dan edukasi tersebut, Bea Cukai berharap semakin banyak UMKM yang mampu mengembangkan usahanya hingga menembus pasar global, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis :
Aditya Yohan