HOME  ⁄  Nasional

Pemprov DKI Fasilitasi Pengembangan Budaya Betawi Lewat Batik dan Pemberdayaan Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov DKI Fasilitasi Pengembangan Budaya Betawi Lewat Batik dan Pemberdayaan Warga
Foto: (Sumber : Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peluncuran Batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta).)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memfasilitasi pengembangan budaya Betawi melalui peningkatan fasilitas dan kapasitas masyarakat guna memperkuat identitas budaya sekaligus ekonomi warga.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat menghadiri peluncuran Batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (10/4).

Dorong Pelestarian dan Inovasi Budaya Betawi

Rano menegaskan pentingnya menjaga akar budaya di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.

Ia mengatakan, “Inisiatif seperti ini menjadi penting. Sebagai kota global, Jakarta tidak boleh melupakan akar budayanya. Justru dari kekayaan budaya itulah jati diri kota ini tumbuh dan diwariskan.”

Ia juga mendorong masyarakat terus berinovasi, termasuk menciptakan motif batik yang merepresentasikan perjalanan panjang Jakarta.

Perkuat Ekonomi Warga Lewat Batik

Pemprov DKI turut mendorong pengembangan keterampilan membatik agar dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Rano mengatakan, “Kegiatan membatik ini bisa menghidupi warga di sini. Karena itu, saya mengimbau agar semakin berkembang.”

Ia berharap Batik Betawi Sukapura dapat menembus pasar nasional hingga internasional melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan generasi muda.

Pemprov juga mengapresiasi partisipasi warga, termasuk anak-anak, dalam kegiatan seni sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya secara berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan