
Pantau - Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan uji coba sistem tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan dan mendorong pengelolaan pariwisata yang lebih modern dan transparan.
Uji coba ini dilakukan bertepatan dengan dua event besar yakni Bromo Sunset Music and Culture di Seruni Point serta Bromo Medic Run yang menarik banyak wisatawan.
Momentum tingginya jumlah pengunjung dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi langsung terkait penerapan sistem tiket digital kepada para wisatawan.
Sistem tiket daring ini memungkinkan wisatawan membeli tiket sebelum tiba di lokasi sehingga proses masuk kawasan wisata menjadi lebih cepat dan tertib.
Selain itu, sistem ini juga membantu pengaturan arus kunjungan agar lebih terkontrol serta mengurangi antrean dan penumpukan di pintu masuk.
Sosialisasi dan Pengawasan di Lapangan
Selama uji coba berlangsung, petugas dari Disporapar Kabupaten Probolinggo ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memberikan informasi kepada pengunjung.
Petugas juga aktif mengarahkan wisatawan yang belum memiliki tiket agar melakukan pembelian secara daring sebelum memasuki kawasan wisata.
Langkah ini dilakukan guna memastikan implementasi sistem berjalan optimal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan tiket digital.
Kendala dan Evaluasi Penerapan Sistem
Dalam pelaksanaannya, masih terdapat sejumlah kendala seperti belum meratanya pemahaman wisatawan terhadap sistem digital yang diterapkan.
Keterbatasan akses pembayaran digital bagi sebagian pengunjung juga menjadi tantangan dalam uji coba tersebut.
Selain itu, kondisi jaringan internet di beberapa titik kawasan wisata Gunung Bromo masih belum stabil sehingga menghambat proses transaksi.
Seluruh kendala tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem ke depan.
Disporapar Kabupaten Probolinggo berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat serta memperkuat jaringan internet di kawasan wisata.
Upaya lain yang disiapkan adalah penyediaan layanan bantuan transaksi bagi wisatawan yang mengalami kesulitan dalam penggunaan sistem tiket daring.
Pemerintah berharap masyarakat dan wisatawan dapat mendukung kebijakan ini sebagai langkah menuju pengelolaan pariwisata yang lebih profesional, tertib, dan berkelanjutan.
- Penulis :
- Arian Mesa









