
Pantau - Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat segera melakukan pendataan ulang penduduk, khususnya Orang Asli Papua (OAP), guna meningkatkan akurasi data dan mendukung perhitungan anggaran daerah.
Permintaan tersebut disampaikan di Jayapura pada Kamis, dengan penekanan agar seluruh OAP termasuk yang bekerja di perusahaan dapat terdata secara menyeluruh.
"Kami minta Dinas Dukcapil segera melakukan pendataan kembali penduduk OAP di daerah ini, termasuk semua yang bekerja di setiap perusahaan," kata Safanpo.
Data Penduduk Pengaruhi Anggaran Daerah
Safanpo menjelaskan bahwa pendataan ini penting karena jumlah penduduk menjadi salah satu indikator utama dalam penentuan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat.
Ia mengungkapkan masih banyak karyawan di perusahaan yang belum masuk dalam data kependudukan sehingga berdampak pada perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Jumlah penduduk menentukan besar kecilnya Dana Alokasi Umum (DAU) di daerah, termasuk Papua Selatan," ujarnya.
Dampak pada Politik dan Pembangunan
Selain berpengaruh pada anggaran, jumlah penduduk juga berdampak pada aspek politik seperti alokasi kursi di DPR RI, DPR provinsi, hingga DPR kabupaten/kota.
Pemerintah daerah telah menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung percepatan pendataan tersebut.
Safanpo berharap koordinasi antara Dukcapil dan instansi terkait dapat diperkuat agar menghasilkan data yang valid dan akurat sehingga berdampak positif terhadap pembangunan daerah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








