
Pantau - Pasukan Israel membangun sejumlah pos pemeriksaan militer di pintu masuk wilayah barat Provinsi Bethlehem, Tepi Barat, serta melakukan pemeriksaan ketat terhadap warga Palestina dan kendaraan yang melintas.
Pembangunan pos pemeriksaan tersebut dilaporkan terjadi di bawah jembatan pintu masuk utama Kota Battir dan Nahalin serta di desa Husan dan Wadi Fukin, menurut laporan koresponden WAFA, Kamis.
Peningkatan Pengamanan dan Pembatasan Akses
Pasukan Israel menghentikan dan menggeledah kendaraan serta memeriksa identitas warga sebagai bagian dari kebijakan yang disebut sebagai tindakan hukuman kolektif di wilayah pendudukan.
Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan aktivitas militer Israel di Tepi Barat melalui pembangunan pos pemeriksaan dan pemasangan pintu besi di berbagai akses kota Palestina.
Menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok (CWRC), jumlah pos pemeriksaan militer dan pintu besi yang dibangun Israel di seluruh Tepi Barat mencapai 898 unit.
Jumlah tersebut mencakup 18 pintu yang dipasang sejak awal 2025 serta 146 pintu tambahan setelah 7 Oktober 2023.
Dampak pada Wilayah dan Situs Bersejarah
Sebelumnya, pemukim Israel juga memasang pintu besi di kawasan Kota Tua Yerusalem, tepatnya antara Cotton Merchants' Market dan Iron Gate.
Otoritas Yerusalem menyebut pemasangan tersebut berada di dekat Asosiasi Pemuda Kota Tua yang berdekatan dengan Lapangan Zorba yang telah dikuasai pemukim Israel.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mengubah karakter kawasan serta serangan terhadap situs bersejarah di wilayah tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan








