
Pantau - Basarnas mengirim tim untuk mencari helikopter PK-CFX yang hilang kontak saat penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 16 April 2026.
Kronologi Hilang Kontak
Helikopter jenis Airbus H-130 tipe H-130T2 tersebut lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Manukung, Kabupaten Melawi pada pukul 07.34 WIB.
Helikopter yang mengangkut delapan orang termasuk pilot itu dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB saat dalam perjalanan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Posisi terakhir helikopter terdeteksi berada di sekitar Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau hingga pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan data Polres Sekadau, manifes penerbangan mencatat pilot Capt Marindra W dan co-pilot Harun Arasyd.
Enam penumpang lainnya yakni Patrick K., Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menyatakan, "Tim sudah bergerak" saat dikonfirmasi di Jakarta.
Tim yang dikerahkan merupakan personel dari Kantor SAR Pontianak dan Pos SAR Sintang yang dilengkapi peralatan memadai untuk operasi pencarian.
Basarnas menyebut tim akan bergabung dengan unsur TNI, Polri, serta relawan dalam upaya pencarian.
Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan helikopter beserta seluruh penumpangnya.
Basarnas menegaskan operasi ini mengedepankan prinsip aksi cepat dan terukur dalam misi kemanusiaan, termasuk penanganan insiden non-bencana seperti kecelakaan transportasi.
Informasi tambahan terkait perkembangan pencarian masih terus dihimpun oleh tim di lapangan.
- Penulis :
- Arian Mesa








