
Pantau - Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam Said Aqil Sirodj bertemu dengan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqofah, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026, dalam agenda silaturahim dan dialog bilateral.
Dukungan Moral dan Seruan Persatuan
Dalam pertemuan tersebut, Said Aqil Sirodj menyampaikan dukungan moral kepada Republik Islam Iran dalam menjaga kedaulatan negara dan bangsa.
Ia menilai perjuangan Iran sejalan dengan nilai-nilai Islam serta prinsip kemanusiaan yang dijunjung tinggi.
Ia mengungkapkan, "Kami menyampaikan dukungan penuh atas perjuangan Republik Islam Iran dalam menjaga kedaulatan negara dan bangsa sebagai wujud dari hifzunnafsi melindungi jiwa hifzuddaulah melindungi negara serta hifzuddin melindungi agama."
Said Aqil juga menyampaikan keprihatinan terhadap tekanan dan konflik global yang dihadapi Iran.
Ia menegaskan bahwa Indonesia menjunjung tinggi keadilan serta menolak segala bentuk penjajahan.
Menurutnya, masyarakat Indonesia menyerukan persatuan umat Islam dunia dan mendorong perdamaian melalui dialog serta kerja sama internasional.
Lembaga Persahabatan Ormas Islam berharap terciptanya perdamaian dunia serta keselamatan dan kesejahteraan rakyat Iran.
Ia kembali menegaskan, "Kita mendukung Iran sepenuhnya dengan doa dengan moral berdoa mudah mudahan bangsa Iran diberi kekuatan lahir batin dan kemenangan."
Simbol Persahabatan dan Isu Strategis
Sebagai simbol persahabatan, Mohammad Boroujerdi menerima cinderamata berupa keris dari Said Aqil Sirodj.
Keris tersebut dimaknai sebagai simbol keberanian dan keteguhan dalam menghadapi tantangan global.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan permohonan agar kapal tanker Indonesia dapat diberi izin melintas di Selat Hormuz dengan jaminan keamanan.
Permohonan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas energi nasional Indonesia.
Mohammad Boroujerdi mengungkapkan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia dikarenakan menyampaikan dukungannya kepada kami dikarenakan selama ini telah menunjukkan bahwa Indonesia selalu hadir di sisi yang benar dari sejarah.”
- Penulis :
- Leon Weldrick








