
Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan pembangunan 324 hunian sementara (huntara) di kawasan Senen, Jakarta, bertujuan agar masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan tertata.
Ia menegaskan pembangunan huntara merupakan langkah cepat pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak dan manusiawi bagi masyarakat.
"Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan tertata. Huntara ini adalah solusi cepat sambil kita siapkan penataan permanen," ungkapnya.
Ia mengungkapkan progres pembangunan huntara berjalan sangat baik dan bahkan melampaui ekspektasi.
"Saya memberikan apresiasi kepada BUMN karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero). Progres pembangunan 324 unit huntara ini sangat luar biasa dan cepat, dengan target penyelesaian pada 15 Juni," ujarnya.
Ia memastikan hunian yang dibangun tidak hanya cepat, tetapi juga memperhatikan kelayakan dan kenyamanan masyarakat.
"Satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushola, dan ruang terbuka hijau," jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam percepatan program pembangunan huntara.
"Terima kasih kepada teman-teman BUMN yang telah menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan perumahan rakyat secara cepat dan tepat," katanya.
Direktur Utama Muhammad Rizal Pahlevi menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
Pembangunan huntara di kawasan Senen diharapkan segera dimanfaatkan masyarakat dan menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Program ini juga menegaskan komitmen Kementerian PKP dalam menghadirkan solusi hunian yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
- Penulis :
- Gerry Eka








