
Pantau - Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Karachi memfasilitasi pemulangan tiga anak buah kapal (ABK) WNI penyintas kebakaran kapal MV Gold Autumn dari Karachi, Pakistan, Minggu (19/4/2026).
Tiga ABK WNI tersebut selamat dari insiden kebakaran kapal yang terjadi di Laut Arab pada 7 April 2026.
"Tiga ABK WNI dijadwalkan kembali ke Indonesia dari Karachi pada 18 April 2026 dan diperkirakan tiba di tanah air pada 19 April 2026," demikian keterangan KJRI.
KJRI memberikan pendampingan sejak 10 April, termasuk fasilitasi penerbitan paspor pengganti, surat keterangan kehilangan, serta dokumen penting lainnya.
Selain itu, kebutuhan dasar para korban juga dipastikan terpenuhi selama berada di Karachi.
Dalam proses pemulangan, KJRI berkoordinasi dengan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri untuk memastikan seluruh prosedur berjalan aman.
Perwakilan RI juga mengawal pemenuhan hak-hak para ABK selama proses penanganan.
Kapal MV Gold Autumn yang mengalami insiden diketahui berbendera Panama dan dioperasikan oleh perusahaan asal China.
Saat kejadian, kapal berada sekitar 200 mil laut dari pantai Pakistan.
KJRI mengimbau WNI di luar negeri untuk selalu menyimpan salinan digital dokumen penting serta nomor kontak darurat.
WNI juga diminta segera menghubungi perwakilan RI terdekat apabila menghadapi situasi darurat.
Penyebab kebakaran kapal hingga kini masih dalam proses investigasi oleh pihak terkait.
- Penulis :
- Gerry Eka








