HOME  ⁄  Nasional

Legislator Minta Pemprov DKI Antisipasi El Nino dengan Jaga Stok Air Bersih dan Pangan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Legislator Minta Pemprov DKI Antisipasi El Nino dengan Jaga Stok Air Bersih dan Pangan
Foto: (Sumber : Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike saat memberi keterangan kepada media di Jakarta, Rabu (11/3/2026). ANTARA/Khaerul Izan.)

Pantau - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga ketersediaan air bersih dan pangan guna mengantisipasi dampak El Nino ekstrem yang berpotensi menyebabkan kemarau panjang pada 2026.

Antisipasi El Nino dan Ancaman Kemarau

Yuke menyatakan fenomena El Nino dengan intensitas kuat menjadi ancaman serius yang harus dihadapi bersama, tidak hanya dari sisi fiskal tetapi juga kondisi alam.

"Di luar permasalahan lingkungan yang ada, kita juga menghadapi ancaman faktor alam, yakni El Nino yang cukup ekstrem. Ini harus diantisipasi bersama, karena tantangan kita bukan hanya fiskal, tetapi juga kondisi alam," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Ia mengungkapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi El Nino “Godzila” terjadi pada pertengahan 2026 sehingga diperlukan langkah mitigasi sejak dini.

Menurut dia, Pemprov DKI perlu memastikan stok pangan tetap aman serta menjalin kerja sama dengan daerah lain untuk menjaga pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Dorong Mitigasi Lingkungan dan Kesiapsiagaan

Yuke juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air serta meningkatkan kesadaran terhadap ketahanan pangan rumah tangga sebagai langkah menghadapi ketidakpastian durasi kemarau.

Ia mendorong berbagai upaya mitigasi lingkungan seperti pembuatan biopori, sumur resapan, serta optimalisasi ruang terbuka hijau guna menjaga cadangan air tanah.

"Penanaman pohon juga penting untuk membantu menjaga cadangan air tanah selama musim kemarau," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan potensi cuaca ekstrem sebelum puncak El Nino serta meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau sehingga diperlukan koordinasi lintas instansi.

Yuke meminta BPBD dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk kemungkinan langkah tambahan seperti modifikasi cuaca jika diperlukan.

"Yang terpenting adalah kesiapan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar dampak dari kemarau panjang ini bisa diminimalkan," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan