
Pantau - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja reses ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memantau kinerja penegakan hukum dan memuji kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, Rabu (22/4).
Pantau Penegakan Hukum dan Isu Strategis
Kunjungan yang dipusatkan di Bandara El Tari dan Mapolda NTT ini bertujuan mengawasi implementasi hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyebut NTT menjadi lokasi strategis untuk melihat langsung penanganan berbagai isu krusial seperti tindak pidana perdagangan orang, kekerasan seksual, narkotika, hingga korupsi.
Dalam kesempatan itu, Komisi III juga memberikan apresiasi terhadap pendekatan hukum yang diterapkan Polda NTT yang dinilai tegas namun tetap humanis.
"Arah kebijakan yang saya dorong adalah memastikan penegakan hukum berjalan seimbang dan tetap menjunjung nilai kemanusiaan. Kehadiran Polri harus dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat," ungkap Irjen Rudi Darmoko.
Dorong Sinergi dan Adaptasi Sistem Hukum Modern
Irjen Rudi menambahkan pihaknya fokus pada penguatan sumber daya manusia serta penerapan keadilan restoratif untuk menghadirkan keadilan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyatakan kunjungan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara legislatif dan kepolisian.
"Kolaborasi yang solid akan mendorong penegakan hukum yang lebih profesional, transparan, dan berkeadilan di NTT," ujarnya.
Selain itu, Komisi III juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap sistem hukum modern pasca penerapan KUHP dan KUHAP baru serta transparansi anggaran dan efektivitas program daerah.
Kunjungan ini menegaskan komitmen DPR RI dalam memastikan aparat penegak hukum mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat melalui kepemimpinan yang terarah.
- Penulis :
- Aditya Yohan








