HOME  ⁄  Nasional

Pemadaman Listrik Berulang di Jakarta, Kementerian ESDM dan PLN Lakukan Investigasi Mendalam

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemadaman Listrik Berulang di Jakarta, Kementerian ESDM dan PLN Lakukan Investigasi Mendalam
Foto: Wakil Menteri ESDM Yuliot memberi keterangan ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat 24/4/2026 (sumber: ANTARA/Putu Indah Savitri)

Pantau - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengusut penyebab pemadaman listrik yang terjadi dua kali di Jakarta dalam kurun April 2026.

Koordinasi dan Investigasi Lapangan

Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan koordinasi dilakukan guna mengidentifikasi sumber utama gangguan listrik di sejumlah wilayah ibu kota.

"Jadi untuk ini ya saya juga sudah koordinasikan. Tim dari Ditjen (Direktorat Jenderal) Ketenagalistrikan juga sudah melakukan koordinasi dengan PLN itu (mati listrik) penyebabnya apa," ungkapnya.

Tim Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan investigasi secara langsung.

Investigasi difokuskan pada identifikasi penyebab gangguan listrik yang berdampak di berbagai titik di Jakarta.

"Penyebab itu (mati listrik) akan diselesaikan, termasuk kemungkinan pergantian peralatan di beberapa gardu induk," ujarnya.

Pemerintah membuka kemungkinan adanya pergantian peralatan pada sejumlah gardu induk yang diduga menjadi sumber gangguan.

Dampak Pemadaman di Sejumlah Wilayah

Berdasarkan pantauan, pemadaman listrik pada 23 April 2026 terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat seperti Thamrin dan Bendungan Hilir.

Pemadaman juga meluas ke Jakarta Selatan meliputi kawasan Kuningan, Jagakarsa, dan Tebet.

Selain itu, beberapa wilayah di Jakarta Timur turut terdampak gangguan listrik tersebut.

Sebelumnya, pemadaman serupa juga terjadi pada 9 April 2026 di berbagai wilayah Jakarta.

PLN menyatakan gangguan tersebut bersumber dari sistem di beberapa gardu induk yang menyebabkan pasokan listrik terhenti sementara.

PLN kemudian melakukan penormalan dengan mengerahkan petugas di lapangan untuk mempercepat pemulihan.

Proses pemulihan listrik dilakukan secara bertahap guna memastikan sistem kembali stabil dan aman.

Pemadaman listrik tersebut juga berdampak pada operasional moda raya terpadu (MRT) yang sempat terganggu pada 9 April 2026 sekitar pukul 17.57 WIB di beberapa stasiun.

Penulis :
Arian Mesa