HOME  ⁄  Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif Menyebut Pameran DXI 2026 Dorong Pertumbuhan dan Daya Saing Produk Kreatif Indonesia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri Ekonomi Kreatif Menyebut Pameran DXI 2026 Dorong Pertumbuhan dan Daya Saing Produk Kreatif Indonesia
Foto: (Sumber : Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Rabu (23/4/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif).)

Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif khususnya sektor produk olahraga luar ruang.

Ia mengatakan, "Ini bukan sekadar pameran, tetapi ruang kolaborasi di mana inovasi berkembang dan produk kreatif Indonesia diperkuat daya saingnya," dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Ajang Kolaborasi dan Penguatan Ekosistem

Riefky menilai DXI menjadi titik temu berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, industri, hingga komunitas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif.

Ia mengungkapkan, "DXI adalah meeting point bagi ekosistem. Ketika pemerintah, industri, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi, maka perkembangan ekonomi kreatif akan tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan."

Pameran yang digelar di Jakarta International Convention Center tersebut menghadirkan 137 peserta dari dalam dan luar negeri.

Peluang Ekspansi Produk Lokal

DXI 2026 menjadi wadah bagi merek lokal seperti Eiger, Hippo Campus, Madlife, Respiro, Kluk, dan Java Sidemount untuk memperluas pasar hingga tingkat internasional.

Direktur Pelaksana Dyandra Event Solution Rachadian Nashidik mengatakan, "Indonesia memiliki banyak produk-produk kreatif lokal yang bisa berekspansi ke luar negeri, oleh karena itu kami hadir dan ingin bersama-sama dengan pemerintah khususnya Kementerian Ekraf agar produk-produk kita lebih dikenal lagi oleh mata dunia."

Informasi tambahan menyebutkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang interaksi antara pelaku industri dan konsumen dalam memperkuat daya saing produk kreatif Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf