
Pantau - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan menyatakan satu calon haji kloter 5 menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena sakit.
Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus menyampaikan, “Satu calon haji atas nama Adi Suharto Samidjo nomor manifes 146 menunda berangkat ke Tanah Suci karena sakit,” ungkapnya.
Calon haji tersebut masih menjalani perawatan intensif sebelum masuk Asrama Haji Medan.
Jika kondisi kesehatannya membaik, keberangkatan akan dijadwalkan pada kloter berikutnya sesuai ketersediaan kursi.
Fase embarkasi haji Sumatera Utara berlangsung pada 22 April hingga 11 Mei 2026 dengan total 5.922 calon haji.
Embarkasi Medan memiliki total 17 kelompok terbang atau kloter.
Calon haji yang tertunda dapat diberangkatkan pada kloter 17 jika telah pulih.
Selain Adi Suharto Samidjo, satu calon haji lain bernama Supartini Gino Salaman juga menunda keberangkatan karena sakit.
Kloter 3 Embarkasi Medan sebelumnya telah diberangkatkan dengan jumlah 358 jamaah.
Penerbangan dilakukan menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Bandara Kualanamu.
Kloter 5 terdiri dari jamaah dari enam daerah di Sumatera Utara.
Sebanyak 216 jamaah berasal dari Medan dan 130 jamaah dari Tapanuli Selatan.
Selain itu, masing-masing dua jamaah berasal dari Asahan dan Deli Serdang.
Kemudian satu jamaah berasal dari Pematangsiantar dan satu lainnya dari Labuhanbatu Utara.
Calon haji termuda di kloter ini berusia 15 tahun bernama Refano Muhammad Albie.
Sementara calon haji tertua berusia 83 tahun atas nama Nurhasanah Ritonga.
Penundaan keberangkatan dilakukan demi memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap aman sebelum berangkat ke Tanah Suci.
- Penulis :
- Gerry Eka







