
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan KA Argo Bromo yang bertabrakan dengan Commuter Line di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa pagi.
Presiden Tiba dan Tinjau Langsung Korban
Presiden tiba di RSUD Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB dengan didampingi sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Kedatangan Presiden disambut oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, serta pejabat daerah setempat.
Setibanya di lokasi, Presiden langsung menuju ruang perawatan untuk menemui para korban, sementara proses kunjungan berlangsung tertutup.
Data Korban dan Proses Evakuasi
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia mencapai tujuh orang hingga Selasa pagi.
Ia mengatakan, “Meninggal dunia itu 7 orang, luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang, dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta.”
Bobby menjelaskan proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena dilakukan secara hati-hati demi keselamatan korban, ia menyebut, “Evakuasi ini cukup lama selama 8 jam dan kita laksanakan hati-hati sekali.”
Selain itu, seluruh rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang terdiri dari 12 gerbong telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi.
Ia menambahkan, “Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan, jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan evakuasi ke Stasiun Bekasi.”
Kunjungan Presiden dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap korban kecelakaan yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan







