
Pantau - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026 sekitar pukul 02.20 WIB, mengakibatkan dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menyatakan bahwa insiden tersebut melibatkan sebuah mobil minibus yang hingga kini belum diketahui identitas pengemudinya.
Kronologi Kecelakaan Beruntun
Peristiwa bermula saat mobil minibus melaju dari arah selatan ke utara dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Rai (17), yang saat itu berboncengan tiga dengan Valentino (19) dan Alfinza (16), di dekat sebuah minimarket.
Alih-alih berhenti, pengemudi mobil justru mempercepat laju kendaraannya dan melarikan diri dari lokasi.
Mobil tersebut kemudian kembali menabrak pengendara sepeda motor Honda PCX bernama Satrio, dan juga menabrak seorang pejalan kaki bernama Devran yang sedang berjalan searah di depan.
Akibat tabrakan beruntun ini, Valentino sempat dirawat di RSUD Tarakan namun akhirnya meninggal dunia, sementara Satrio tewas di tempat kejadian dengan luka parah di kepala, tangan, dan kaki.
Jenazah Satrio telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Tiga korban lainnya yaitu Rai, Alfinza, dan Devran mengalami luka memar di kepala, tangan, dan kaki, dan masih menjalani perawatan di RSUD Tarakan.
Polisi Masih Selidiki dan Buru Pelaku
AKP Joko Siswanto menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku tabrak lari dan penyebab pasti kecelakaan.
"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Identitas kendaraan mobil minibus juga belum diketahui," ungkapnya.
Barang bukti yang telah diamankan oleh kepolisian antara lain satu unit sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi B-6388-CKC dan satu unit motor Honda PCX tanpa pelat nomor dalam kondisi ringsek.
Hingga kini, polisi terus memburu pelaku dan mengimbau masyarakat yang mengetahui kejadian atau memiliki informasi untuk segera melapor.
- Penulis :
- Gerry Eka







