
Pantau - Ekspor kacang mete mentah Kamboja sepanjang tahun 2025 mencapai nilai sebesar 1,5 miliar dolar AS, dengan volume pengiriman mencapai 1 juta ton, meningkat 27 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan Harga dan Produksi Dorong Pendapatan Petani
Presiden Asosiasi Kacang Mete Kamboja (CAC), Uon Silot, menyebut bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang baik bagi para petani mete.
"Tahun 2025 merupakan tahun yang baik bagi petani, dengan peningkatan signifikan dari segi volume dan harga," ungkapnya.
Musim panen kacang mete di Kamboja biasanya berlangsung pada bulan Maret dan April.
Selama musim panen, harga kacang mete mentah berada di kisaran 1.250 hingga 1.350 dolar AS per ton.
Harga tertinggi tercatat pada Oktober 2025, yang mencapai sekitar 2.000 dolar AS per ton.
Vietnam Serap Hampir Seluruh Ekspor Kamboja
Hampir seluruh ekspor kacang mete mentah Kamboja dikirim ke Vietnam, menjadikannya mitra dagang utama dalam komoditas ini.
Kacang mete kini menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan Kamboja, bersama padi, karet, singkong, minyak sawit, pisang, mangga, lengkeng, dan lada.
Menurut data dari CAC, tanaman mete telah dibudidayakan di area seluas sekitar 700.000 hektare yang tersebar di sekitar 10 provinsi di Kamboja.
- Penulis :
- Gerry Eka







