
Pantau - Aktivitas pariwisata di Pantai Indah Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mulai menggeliat kembali setelah sempat lumpuh akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025.
Akses Pulih, Wisatawan Kembali Berdatangan
Sejak akses jalan dibuka dan material longsor dibersihkan, wisatawan mulai kembali mengunjungi Pantai Pandan.
Salah satu pengelola kafe Koffie Pantai menyampaikan bahwa pemulihan lokasi sangat membantu sektor usaha kecil di sekitar pantai.
“Untung pasang laut tidak naik sehingga tidak mengenai kafe miliknya,” ujarnya.
Ia mengaku saat bencana terjadi, area kafe harus ditimbun agar air banjir tidak masuk ke dalam.
“Kemarin itu omzet kami tidak ada dan hari ini sudah mulai bertumbuh,” tambahnya sambil mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas kerja keras dalam membersihkan material lumpur di kawasan pantai.
Pantai Mulai Ramai, Warga Nikmati Kembali Keindahan Laut
Salah satu pengunjung, Salwa Amil Qairani, merasa senang bisa kembali ke Pantai Pandan.
“Kemarin itu pantai ini kotor dan tidak ada yang mau berenang saat bencana. Tapi hari ini sudah baik kembali dan banyak warga datang,” ujarnya.
Ia menikmati waktu bersantai bersama orang tua dan keluarga sambil melihat laut.
Kini, Pantai Indah Pandan kembali dipadati pengunjung dari dalam dan luar daerah yang menikmati aktivitas berenang, bermain pasir, dan bersantai di kafe.
Suasana di sekitar kafe juga semakin meriah dengan adanya live music dari band lokal yang menghibur para pengunjung.
Pantai Pandan menjadi salah satu destinasi penting dalam proses pemulihan pascabencana di wilayah Tapanuli Tengah, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat.
- Penulis :
- Gerry Eka







