Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Banjir Masih Rendam 115 RT dan 16 Ruas Jalan di Jakarta Akibat Hujan Deras Sejak Sabtu

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir Masih Rendam 115 RT dan 16 Ruas Jalan di Jakarta Akibat Hujan Deras Sejak Sabtu
Foto: (Sumber: Warga melintasi banjir yang menggenangi Underpass Mampang di Jakarta, Minggu (8/3/2026). Banjir yang disebabkan curah hujan tinggi itu membuat akses jalan yang menghubungkan Mampang Prapatan dan Kuningan tersebut ditutup. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan hingga Minggu pukul 15.00 WIB sebanyak 115 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu, 7 Maret hingga Minggu, 8 Maret 2026.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah ibu kota.

Ia mengatakan, “Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3) hingga Minggu menyebabkan banjir di DKI Jakarta.”

Data BPBD menunjukkan banjir merendam 75 RT dan 19 ruas jalan yang berada di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan dengan ketinggian air mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1,8 meter di beberapa lokasi.

Sebaran Banjir di Sejumlah Wilayah

Di Jakarta Barat tercatat sebanyak 33 RT yang terendam banjir.

Kelurahan Kedaung Kali Angke terdapat 4 RT dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

Kelurahan Rawa Buaya terdapat 9 RT dengan ketinggian air antara 60 hingga 120 sentimeter.

Kelurahan Jelembar Baru terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

Kelurahan Kebon Jeruk terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Kelurahan Kedoya Selatan terdapat 4 RT dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

Kelurahan Kedoya Utara terdapat 4 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Kelurahan Sukabumi Selatan terdapat 2 RT dengan ketinggian air sekitar 100 sentimeter.

Kelurahan Joglo terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 65 sentimeter.

Kelurahan Kembangan Selatan terdapat 5 RT dengan ketinggian air antara 50 hingga 70 sentimeter.

Kelurahan Kembangan Utara terdapat 2 RT dengan ketinggian air sekitar 65 sentimeter.

Di Jakarta Selatan terdapat 51 RT yang terendam banjir.

Kelurahan Petogogan terdapat 39 RT dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

Kelurahan Kuningan Barat terdapat 9 RT dengan ketinggian air antara 60 hingga 180 sentimeter.

Kelurahan Pela Mampang terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 45 sentimeter.

Kelurahan Duren Tiga terdapat 2 RT dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.

Di Jakarta Timur terdapat 31 RT yang terdampak banjir.

Kelurahan Pondok Bambu terdapat 1 RT dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

Kelurahan Cipinang Melayu terdapat 12 RT dengan ketinggian air antara 30 hingga 50 sentimeter.

Kelurahan Halim Perdana Kusuma terdapat 15 RT dengan ketinggian air antara 30 hingga 90 sentimeter.

Kelurahan Kebon Pala terdapat 3 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Ruas Jalan Tergenang dan Warga Mengungsi

Selain permukiman warga, sebanyak 16 ruas jalan di Jakarta juga tergenang dengan ketinggian air antara 10 hingga 40 sentimeter.

Beberapa jalan yang tergenang antara lain Jalan Srengseng Raya di Kelurahan Srengseng, Jalan Daan Mogot KM 13 di Kelurahan Rawa Buaya, dan Jalan Perumahan Green Garden di Kelurahan Kedoya Utara.

Genangan juga terjadi di Jalan Meruya Selatan, Jalan Daan Mogot depan Victoria di Kelurahan Cengkareng Timur, serta Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota di Kelurahan Kedaung Kali Angke.

Jalan Kapten Pierre Tendean di Kelurahan Kuningan Barat juga ikut tergenang.

Selain itu, genangan juga terjadi di Jalan Bintaro Permai Raya, Jalan Beo, Jalan Swadarma Raya, dan Jalan Puri Kembangan di depan SMK Budi Murni.

Beberapa ruas jalan di Jakarta Pusat juga terdampak, antara lain Jalan Kramat Raya, Jalan Karet Pasar Baru Barat I di Karet Tengsin, Jalan Petamburan II di Tanah Abang, serta Jalan Bendungan Hilir.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 46 kepala keluarga dengan total 72 jiwa mengungsi di Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Para pengungsi tersebut ditempatkan di Mushola Al Inayah RT 13 RW 08.

Selain itu terdapat 12 kepala keluarga dengan total 50 jiwa yang mengungsi di Kelurahan Kuningan Barat dan ditampung di Masjid Baitussalam.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air.

Pemerintah daerah juga memastikan saluran air berfungsi dengan baik dengan melibatkan lurah dan camat setempat.

Kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir juga disiapkan oleh pemerintah daerah.

BPBD menargetkan genangan air dapat surut dalam waktu cepat.

Isnawa Adji mengatakan, “BPBD DKI juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.”

Penulis :
Gerry Eka