Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

AFF Resmi Hapus Aturan Gol Tandang di Fase Gugur

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

AFF Resmi Hapus Aturan Gol Tandang di Fase Gugur
Foto: AFF resmi menghapus aturan gol tandang pada babak semifinal Piala AFF 2024. (foto: Getty Images)

Pantau - Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) resmi menghapus aturan gol tandang di ajang Piala AFF 2024, mengakhiri penggunaan regulasi yang kerap dianggap kontroversial. 

Perubahan ini berlaku untuk semua fase knockout yang menggunakan format kandang-tandang, dengan pemenang kini ditentukan murni oleh agregat gol dalam dua leg pertandingan.

Aturan gol tandang pertama kali diperkenalkan di Piala AFF 2010, meskipun format kandang-tandang telah digunakan sejak edisi 2004. 

Regulasi ini sempat menjadi perdebatan karena dinilai menciptakan pola permainan yang tidak sehat. Banyak tim memilih bermain ofensif pada leg pertama, lalu bertahan secara ekstrem pada leg kedua untuk mempertahankan keunggulan gol tandang.

Langkah AFF ini mengikuti jejak FIFA dan UEFA, yang lebih dahulu menghapus aturan gol tandang. UEFA, misalnya, mulai meniadakan regulasi tersebut pada musim 2021/2022 di semua kompetisinya. 

Baca Juga: Erick Thohir Targetkan Indonesia Masuk 50 Besar FIFA pada 2045

FIFA sendiri telah mengkampanyekan penghapusan aturan gol tandang sejak 2020 karena dianggap tidak relevan dalam konteks sepak bola modern.

Salah satu momen paling dikenang terkait aturan gol tandang terjadi di semifinal Piala AFF 2016. Timnas Indonesia menang 2-1 atas Vietnam di leg pertama yang berlangsung di kandang sendiri. 

Pada leg kedua, Vietnam menghadapi tekanan besar karena harus menang minimal 2-0 untuk lolos ke final. Psikologis pemain Vietnam pun terpengaruh, dan akhirnya mereka gagal melaju. Sebaliknya, Indonesia sebagai tim kuda hitam justru melenggang ke partai puncak.

Dengan regulasi baru ini, tim yang mencetak lebih banyak gol dalam dua leg akan otomatis menjadi pemenang, tanpa mempertimbangkan di mana gol tersebut dicetak. 

Jika kedua tim memiliki agregat sama, laga akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu atau adu penalti, tergantung situasi.

Penulis :
Aditya Andreas