
Pantau - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan lomba perahu tradisional Batam International Sea Eagle Boat Race untuk menjadi ajang bertaraf internasional mulai tahun 2026.
Lomba ini merupakan kompetisi perahu tradisional "elang-elang laut" yang berasal dari Pulau Belakangpadang, salah satu pulau penyangga di luar daratan utama Kota Batam.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan bahwa pemerintah melihat potensi besar dari kebangkitan kembali olahraga tradisional ini setelah vakum selama lebih dari satu dekade.
"Kegiatan ini sudah lama tidak kita laksanakan, kurang lebih 12 tahun. Tahun 2025 ini kita aktifkan kembali karena sangat positif, bukan hanya untuk mencari bibit atlet, tapi juga untuk menumbuhkembangkan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah)," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Dinas Kebudayaan harus mendorong kegiatan ini menjadi agenda tahunan penting bagi Kota Batam.
Diminati Peserta Nasional dan Negara Tetangga
Firmansyah menyebut bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut memperkuat upaya menjadikan ajang ini berskala internasional.
"Sekarang pesertanya 30 tim. Ke depan kita ingin lebih banyak lagi, bukan hanya dari Indonesia, bahkan dari luar negeri. Pemerintah harus mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari," tegasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, menambahkan bahwa edisi tahun ini diikuti oleh tim dari berbagai daerah dan negara tetangga.
"Pesertanya sekitar 30 tim. Ada dari Jawa Barat, Pekanbaru, Kolaka Sulawesi Tenggara, Tanjungpinang, dan tim lokal Belakangpadang. Juga kami mendapat atensi dari negara tetangga, ada yang dari Johor dan Terengganu Malaysia hadir di Batam," jelasnya.
Ia menyatakan bahwa ajang ini tidak hanya menggerakkan komunitas olahraga tradisional, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Belakangpadang.
Dengan momentum ini, Pemerintah Kota Batam berharap Sea Eagle Boat Race dapat menjadi ikon baru dalam wisata olahraga laut serta memperkuat citra Kota Batam di tingkat regional dan internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







