
Pantau - Pengamat politik Boni Hargens menilai pemberian kesempatan kepada atlet berprestasi SEA Games untuk bergabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia mencerminkan visi transformatif dalam memperkuat institusi penegak hukum.
Penilaian tersebut disampaikan Boni Hargens dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Boni menekankan bahwa rekrutmen dilakukan melalui penjaringan talenta-talenta terbaik bangsa yang telah membuktikan dedikasi, disiplin, dan prestasi di tingkat regional.
“Khususnya melalui rekrutmen talenta-talenta terbaik bangsa yang telah membuktikan dedikasi, disiplin, dan prestasi di tingkat regional,” ujar Boni.
Ia menilai Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia kepolisian melalui langkah inovatif tersebut.
Antusiasme 101 atlet SEA Games terhadap tawaran bergabung dinilai mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan atlet kepada institusi Polri.
Menurut Boni, para atlet memandang Polri sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara, bukan sekadar jalur karier alternatif.
Boni menilai atlet SEA Games membawa nilai-nilai penting seperti sportivitas, ketahanan mental, disiplin tinggi, serta semangat juang yang telah teruji melalui kompetisi regional dan internasional.
“Karakteristik-karakteristik ini sangat selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa terobosan Kapolri tersebut bukan sekadar kebijakan rekrutmen biasa, melainkan cerminan komitmen moral untuk membangun Polri yang lebih kuat, profesional, dan berintegritas.
Rekrutmen atlet berprestasi juga dinilai menunjukkan fleksibilitas dan inovasi Polri dalam pengembangan sumber daya manusia, serta pengakuan bahwa talenta terbaik bangsa berasal dari berbagai latar belakang.
Boni menilai strategi ini sebagai langkah cerdas dalam menjaring talenta muda potensial yang terbiasa bekerja di bawah tekanan dan dalam tim, kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas kepolisian modern.
“Dengan merekrut atlet berprestasi, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara,” ujar Boni.
Ia menyebut program rekrutmen atlet SEA Games sebagai investasi strategis jangka panjang yang diyakini dapat memperkuat kapasitas penegakan hukum dan demokrasi hukum di Indonesia.
Namun demikian, Boni mengingatkan keberhasilan program sangat bergantung pada implementasi yang konsisten, sistem pembinaan karier yang jelas, serta komitmen pimpinan Polri.
Ia menilai inisiatif tersebut berpotensi menjadi model pengembangan sumber daya manusia bagi institusi pemerintah lainnya, dengan menjadikan prestasi dan dedikasi sebagai kriteria utama dalam membangun institusi negara.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kesempatan kepada 101 atlet berprestasi SEA Games 2025 untuk bergabung dengan Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







