Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Tim Goalball Indonesia Pilih Bermain Lepas Tanpa Beban Lawan Thailand di Final APG 2025

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tim Goalball Indonesia Pilih Bermain Lepas Tanpa Beban Lawan Thailand di Final APG 2025
Foto: (Sumber: Pelatih tim goalball Indonesia Muhammad Endra Sukmana menjawab pertanyaan ANTARA menjelang pertandingan final kontra Thailand, di Indoor Stadium, Vongchavalitkul University, Nakhon Ratchasima, Minggu (25/1/2026) siang. ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Tim goalball putra Indonesia memilih bermain lepas dan tanpa beban saat menghadapi Thailand dalam laga final ASEAN Para Games (APG) 2025.

Fokus Kesiapan Mental dan Pertahanan Tim

Pertandingan final akan berlangsung pada Minggu pukul 15.20 WIB di Indoor Stadium, Vongchavalitkul University, Nakhon Ratchasima, Thailand.

Kapten tim goalball Indonesia, Arif Setiawan, menegaskan kesiapan tim secara fisik dan mental untuk kembali menghadapi Thailand.

"Secara fisik dan mental, kami (tim goalball) sudah siap untuk kembali menghadapi Thailand," ungkapnya.

Arif menyatakan bahwa seluruh pemain sepakat untuk terus memperbaiki performa, terutama dalam sektor pertahanan.

Thailand dinilai unggul dalam kekuatan lemparan, sehingga kedisiplinan bertahan menjadi kunci utama Indonesia di laga final.

Tim Indonesia juga telah menyiapkan strategi untuk memanfaatkan celah pertahanan lawan guna mencetak angka.

Arif menambahkan bahwa peran pemain center dan sayap sama pentingnya, dan pemain center juga diharapkan mampu mencetak angka pada momen-momen krusial.

Rekam Jejak Menuju Final dan Komposisi Tim

Pelatih tim goalball Indonesia, Muhammad Endra Sukmana, menjelaskan bahwa timnya melaju ke babak final setelah menjalani fase penyisihan dengan sistem kompetisi penuh.

Sistem tersebut melibatkan empat negara peserta, yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, dan Myanmar.

Setiap tim bertemu dua kali, dengan total enam pertandingan per negara selama babak penyisihan.

Indonesia mencatat empat kemenangan, masing-masing dua kali melawan Filipina dan Myanmar, serta dua kekalahan saat melawan Thailand.

Pada babak semifinal, Indonesia kembali menghadapi Myanmar dan meraih kemenangan telak dengan skor 10-3.

Meski menang besar, pelatih mencatat bahwa tempo permainan anak asuhnya masih terlalu cepat atau terburu-buru, dan menjadi bahan evaluasi jelang final.

"Tetapi secara umum, penampilan tim dinilai sudah solid, baik dalam aspek lemparan maupun pertahanan," ia menegaskan.

Goalball adalah cabang olahraga yang diperuntukkan bagi atlet tunanetra dan low vision, dengan dua posisi utama yaitu center dan sayap (kanan dan kiri).

Tiap tim terdiri dari enam orang, dengan tiga pemain inti dan tiga cadangan, dan seluruh pemain menggunakan penutup mata (eye shade) agar pertandingan berlangsung setara.

Untuk ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Indonesia hanya mengirimkan satu tim goalball kategori putra yang terdiri dari enam atlet: Arif Setiawan, Nur Ikhsan, Yogi Prayoga, Nanang Qomarudin, Satrio Choirul Usman, dan Andi Santoso.

Penulis :
Gerry Eka